Foodies

Jangan Asal Masuk Kulkas, Ini Makanan Segar yang Lebih Baik Disimpan di Suhu Ruangan

Jakarta (KABARIN) - Banyak orang mengira semua buah dan sayuran akan lebih awet jika dimasukkan ke dalam kulkas. Padahal tidak semua makanan segar cocok disimpan dalam suhu dingin. Kesalahan cara penyimpanan justru bisa membuat bahan makanan lebih cepat rusak hingga akhirnya terbuang sia sia.

Situasi ini sering terjadi ketika buah atau sayur yang baru dibeli justru membusuk di laci penyimpanan kulkas. Salah satu penyebabnya karena jenis makanan tersebut sebenarnya lebih cocok disimpan di suhu ruang.

Mengutip Eating Well yang terbit pada Jumat, ada beberapa makanan segar yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak cepat rusak.

1. Tomat

Tomat termasuk buah yang lebih cocok berada di suhu hangat dibandingkan suhu dingin. Setelah dipetik dari pohonnya, tomat ternyata masih sensitif terhadap udara dingin.

Jika dimasukkan ke dalam kulkas, tekstur tomat yang awalnya segar bisa berubah menjadi lembek. Rasanya juga tidak lagi maksimal jika dimakan langsung.

Tomat yang sudah terlanjur disimpan di kulkas masih bisa digunakan untuk memasak. Namun kualitasnya tidak lagi ideal untuk dikonsumsi sebagai buah segar.

Cara terbaik menyimpannya adalah dengan menaruh tomat di meja dapur pada suhu ruangan dan menjauhkannya dari sinar matahari langsung hingga matang.

2. Herbal segar

Beberapa jenis herbal segar seperti basil, peterseli, dan ketumbar juga tidak cocok disimpan dalam kulkas. Lingkungan yang terlalu dingin dapat membuat daun cepat layu.

Herbal segar justru lebih baik disimpan di luar kulkas dan diperlakukan seperti bunga potong.

Contohnya basil yang bisa ditempatkan dalam gelas berisi air bersih. Air tersebut sebaiknya diganti setiap satu atau dua hari agar tetap segar.

Menutupnya secara longgar menggunakan kantong plastik dapat membantu menjaga kelembapan. Namun kantong tersebut tetap perlu memiliki lubang agar udara segar bisa masuk.

3. Pisang

Pisang merupakan buah tropis yang menyukai suhu sedang. Ketika disimpan dalam kulkas, proses pematangannya justru melambat dan kulitnya dapat berubah menjadi cokelat.

Kondisi ini dikenal sebagai cedera akibat pendinginan. Dampaknya bukan hanya pada tampilan, tetapi juga bisa memengaruhi rasa pisang yang menjadi pahit dan lebih cepat rusak.

Karena itu pisang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan seperti di atas meja dapur.

4. Bawang bombay

Bawang bombay juga tidak disarankan untuk dimasukkan ke dalam kulkas. Bawang jenis ini membutuhkan lingkungan yang kering agar lapisan kulit luarnya tetap terjaga.

Jika disimpan di tempat yang lembap seperti kulkas, bawang bombay bisa lebih cepat membusuk. Kurangnya sirkulasi udara juga mempercepat kerusakan.

Selain itu bawang bombay tidak sebaiknya disimpan berdekatan dengan kentang. Kentang dapat mengeluarkan gas dan uap air yang membuat bawang cepat rusak dan pada akhirnya memicu pembusukan pada kentang juga.

Tempat terbaik untuk menyimpan bawang bombay adalah area yang sejuk, kering, gelap, serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Namun berbeda dengan daun bawang dan kucai. Jenis bawang ini memiliki kadar air lebih tinggi dan lebih mudah rusak sehingga justru lebih aman disimpan di dalam kulkas.

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: